-
Hingga 31 Mei 2024, Penerimaan Pajak Kanwil DJP Jaksel II Capai 41,63 Persen dari Target

Sampai 31 Mei 2024, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selatan (Jaksel) II telah merealisasikan penerimaan pajak sebesar Rp 31,03 triliun. Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Kanwil DJP Jaksel II Dwi Akhmad Suryadidjaya mengungkapkan, realisasi penerimaan tersebut mencapai 41,63 persen dari target yang telah ditetapkan yaitu sebesar Rp 74,54 triliun.…
-
Sampai 31 Mei 2024, Kanwil DJP Jakut Catatkan Realisasi Penerimaan Pajak Sebesar Rp 22,05 Triliun

Sampai 31 Mei 2024, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Utara (Jakut) catatkan realisasi penerimaan pajak mencapai Rp 22,05 triliun atau 38,15 persen dari target penerimaan sebesar Rp 57,81 triliun. Dilihat berdasarkan jenis pajak, Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Kanwil DJP Jakut Hendriyan mengungkapkan, pencapaian penerimaan Kanwil DJP Jakut didominasi…
-
Menkeu: Hingga Mei 2024, Realisasi Penerimaan Pajak Capai Rp 760,38 Triliun

Hingga Mei 2024, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa realisasi penerimaan pajak hingga Mei 2024 mencapai Rp 760,38 triliun. Angka tersebut setara dengan 38,23 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 yaitu sebesar Rp 2.802,3 triliun. “Pajak kita hingga Mei telah terkumpul Rp 760,38 triliun,” ungkapnya dalam konferensi pers APBN…
-
Penerimaan Lampaui Target, KPP Pratama Cilacap Gelar “Tax Gathering”

Dalam rangka memberikan apresiasi atas kepatuhan dalam penyampaian SPT tinggi bagi Wajib Pajak, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cilacap menyelenggarakan Tax Gathering di Hotel Aston Inn Cilacap. Gelaran Tax Gathering sendiri mengusung tema Bangun Sinergi, Bersama Memajukan Negeri juga sekaligus sebagai ajang pengenalan coretax bagi Wajib Pajak di wilayah KPP Pratama Cilacap. Terlebih, KPP Pratama Cilacap berhasil torehkan target penerimaan…
-
Gelar Tax Gathering 2024, Kanwil DJP Jakbar Beri Apresiasi Wajib Pajak Patuh

Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Barat (Jakbar) memberikan apresiasi kepada Wajib Pajak dalam kegiatan Tax Gathering 2024 di Aula Harmoni Kanwil DJP Jakbar, Jalan Tomang Raya, Jakbar. Pada kegiatan tersebut, Dewi Persik dan Sunan Kalijaga merupakan dua Wajib Pajak selebritas yang menerima apresiasi tersebut. Dalam sambutannya, Kepala Kanwil DJP Jakbar Farid Bachtiar…
-
Gandeng Kejati DKI Jakarta, Kanwil DJP Jakbar Gelar Audiensi Hukum Pajak

Beberapa waktu lalu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Barat (Jakbar) Farid Bachtiar bersama Kepala Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta Rudi Margono melakukan audiensi di Kantor Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel). Di mana, audiensi tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkuat sinergi antarinstansi dan dalam rangka meningkatkan kepatuhan perpajakan khususnya…
-
Wamenkominfo: Perkuat Sinergi Wujudkan Ekonomi Digital Syariah

Semangat gotong-royong menjadi kunci pijakan kuat dalam mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045. Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria menyatakan gotong royong dan kebersamaan akan memperkuat kolaborasi mewujudkan transformasi digital yang inklusif, memberdayakan, terpercaya dan berdaulat. “Saya berharap semangat kurban dapat menjadi pemantik untuk terus menguatkan pemberdayaan talenta digital yang cakap, untuk mewujudkan Indonesia…
-
Apresiasi Wajib Pajak, Pemkab Blora Luncurkan Program AmByar Pak To

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora melalui Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) meluncurkan program AmByar Pak To (Ayo Bayar Pajak Restoran) bagi para pemilik warung, resto dan konsumen di Blora. Kepala BPPKAD Blora Slamet Pamuji mengungkapkan, program tersebut sebagai bentuk apresiasi sekaligus untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kewajiban pajak daerah dari sektor restoran. “Ambyar…
-
DJP: Hingga 31 Mei 2024, Pajak Usaha Ekonomi Digital Sebesar Rp 24,99 Triliun

Hingga 31 Mei 2024, pemerintah mencatat penerimaan dari sektor usaha ekonomi digital sebesar Rp 24,99 triliun. Jumlah tersebut berasal dari pemungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) sebesar Rp 20,15 triliun, pajak kripto sebesar Rp 746,16 miliar, pajak fintech (P2P lending) sebesar Rp 2,11 triliun, dan pajak yang dipungut oleh pihak lain…
-
Impor Barang Keperluan Penelitian Bebas Bea Masuk, Berikut Prosedurnya

Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan salah satu pilar utama dalam meningkatkan daya saing nasional. Di era globalisasi dan persaingan yang semakin ketat, inovasi menjadi kunci utama untuk memajukan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui tujuan tersebut, pemerintah sebagai regulator dan fasilitator, wajib memberikan pemenuhan segala fasilitas yang dibutuhkan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, termasuk…